Selasa, 17 Maret 2009

Taggung Jawab Sosial 2

Beberapa waktu yang lalu, saya melihat sebuah "keajaiban" yang kemungkinan akan sangat jarang sekali dijumpai. Apa sebenarnya keajaiban itu??? Mungkin yang sudah bosen, boleh STOP membaca sampai di sini. Kita akan membicarakan apa yang namanya SAMPAH lagi. Namun, ini ditinjau dari sisi yang lain. Kemarin, saya melihat remaja putri dengan pakaian yang agak "sexy" masuk ke sebuah toko buku. Dari pandangan pertama memang terkesan memperlihatkan sesuatu yang glamour, cuek pada lingkungan, dan egois. Tapi apa yang saya lihat dan dengar ternyata di luar dugaan saya.
Ketika ia keluar dari toko buku, ada temannya yang membuka bungkus (sampul plastik) buku barunya dan akan dibuang begitu saja, namun si gadis sexy penyelamat lingkungan berkata: "Mas...bungkusnya biar aku bawa aja, jangan dibuang di sini". Nah lho.....ternyata saya yang terlalu berpikir "negatif".Kita jarang menyadari hal-hal kecil seperti kasus tersebut. Mulai dari kesadaran diri sendiri, kemudian mengingatkan kepada orang lain, jika hal ini berlangsung pada sebuah komunitas, tentunya akan menjadikan sebuah "fenomena baru" menuju dunia yang lebih baik.
Isu adanya global warming dan greenpeace menjadi hal yang biasa kalau tidak ada kesadaran dari individu yang terlibat di dalamnya. Maksudnya walaupun digembar-gemborkan, kalau dasarnya manusianya sendiri sudah tidak peduli dangan lingkungan, yaa..mau gimana lagi? Daripada saling menyalahkan, coba kita contoh gadis sexy tadi yang sangat peduli dengan lingkungan. Hal yang dapat kita lakukan. Mungkin, banyak sekali yang mengatakan "sok...lah, gaya...lah, dsb"...silahkan buang jauh-jauh anggapan seperti itu. Justru kalau kita mau mengatakan, bahwa itulah sikap yang gentle (bagi cowok tentunya) dilihat dari tanggung jawab yang dimilikinya.
Siapapun bisa menilai seseorang dari penampilan fisiknya, namun jarang sekali yang melihat kepribadian seseorang tersebut. Apakah bertanggung jawab atau tidak? ya minimal terhadap dirinya sendirinya. Maksudnya, jika ia bertanggung jawab atas dirinya, tentunya ia tidak mau merugikan orang lain. JADI....Pilihlah orang-orang yang benar-benar pantas untuk dipilih.....


PERINGATAN: Artikel ini tidak terkait dengan PEMILU